7 Cara Mengobati Scabies pada Kucing, Jangan Sampai Salah!

Scabies pada kucing merupakan salah satu penyakit kulit yang cukup menyiksa dan bisa menular jika tidak segera ditangani. Kondisi ini disebabkan oleh tungau yang menyerang kulit, menyebabkan gatal ekstrem, luka, hingga kerontokan bulu. Sebagai pemilik anabul, kamu tidak perlu bingung mencari cara mengobati scabies pada kucing dengan benar dan aman. Ada berbagai cara yang dapat dilakukan, mulai dari pengobatan medis hingga cara alami yang bisa kamu lakukan di rumah.
Artikel Igloo satu ini akan membahas tuntas cara mengobati scabies, termasuk apakah kucing scabies boleh dimandikan, serta cara mencegah agar penyakit ini tidak kambuh lagi.
Gejala dan Tahapan Scabies Pada Kucing
Scabies pada kucing merupakan penyakit kulit yang berkembang secara perlahan namun dapat berdampak serius jika tidak dikenali sejak awal. Kondisi ini biasanya bermula dari gangguan ringan yang sering diabaikan oleh pemilik karena terlihat seperti masalah kulit biasa. Padahal, memahami penyebab scabies pada kucing sangat penting agar pemilik dapat mengenali pola perkembangan penyakit dan mencegah kondisi semakin memburuk.
Dengan pengamatan rutin, perubahan kecil pada kulit dan perilaku kucing dapat menjadi tanda awal yang tidak boleh diabaikan. Nah, berikut adalah gejala dan tahapan scabies pada kucing antara lain:
- Kucing terlihat sering menggaruk atau menjilat area tertentu.
- Timbul kemerahan ringan yang perlahan meluas.
- Bulu mulai rontok dan tampak menipis di beberapa bagian tubuh.
- Kulit berubah menjadi kering, bersisik, dan berkerak.
- Kucing tampak gelisah, mudah stres, dan kurang aktif.
Cara Mengobati Scabies pada Kucing

Scabies pada kucing adalah penyakit kulit yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat agar tidak menyebar atau bertambah parah. Penyakit ini disebabkan oleh tungau yang menyerang kulit dan bisa menular ke hewan lain. Untuk mengatasinya, kamu bisa mulai dengan mengisolasi kucing yang terinfeksi, menjaga kebersihan lingkungan, dan memberikan pengobatan sesuai anjuran dokter hewan.
Selain itu, perawatan tambahan seperti penggunaan obat topikal, pengobatan alami, serta pemeriksaan rutin sangat membantu proses penyembuhan. Berikut ini adalah berbagai cara mengobati scabies pada kucing yang efektif, mulai dari langkah awal hingga penanganan kondisi yang lebih parah.
1. Isolasi dan Kebersihan Lingkungan
Sebagai langkah pertama dari cara mengobati scabies pada kucing yang bisa pemilik anabul lakukan adalah mengisolasi kucing agar terpisah dari anabul lain. Pisahkan kucing yang terinfeksi dari hewan lain di rumah untuk mencegah penyebaran. Scabies kucing menular ke manusia memang sangat jarang, namun bisa saja terjadi terutama pada anak kecil atau orang dengan sistem imun lemah. Selain itu, bersihkan kandang, tempat tidur, serta area bermain kucing secara rutin dengan desinfektan agar tungau tidak kembali berkembang biak.
2. Periksa ke Dokter Hewan
Langkah selanjutnya adalah membawa kucing ke dokter hewan untuk mendapatkan diagnosis pasti. Dokter akan melakukan pemeriksaan kulit dan menentukan tingkat keparahan scabies. Jika kasusnya ringan, kamu bisa diberikan salep topikal atau obat minum. Namun untuk kasus yang lebih serius, perawatan bisa melibatkan suntikan ivermectin atau obat antiparasit lainnya.
3. Gunakan Obat Topikal dan Oral
Pengobatan medis menjadi cara efektif dalam mengobati scabies pada kucing. Dokter hewan mungkin akan meresepkan obat-obatan, seperti ivermectin, selamectin, atau lime sulfur sering direkomendasikan oleh dokter hewan. Obat ini bekerja membunuh tungau penyebab scabies. Biasanya obat topikal dioleskan langsung ke area yang terinfeksi, sedangkan obat oral digunakan untuk mengobati infeksi dari dalam.
4. Perawatan dengan Bahan Alami
Bagi kamu yang ingin mencoba cara mengobati scabies pada kucing secara alami, beberapa bahan bisa membantu meredakan gejala. Minyak kelapa, cuka apel, dan lidah buaya dikenal memiliki sifat antimikroba dan anti-inflamasi. Kamu bisa mengoleskan minyak kelapa murni ke area kulit yang terinfeksi dua kali sehari. Namun, pastikan bahan alami ini tidak menimbulkan alergi pada kucingmu.
5. Rawat Bagian Mulut Kucing
Scabies tidak hanya menyerang tubuh, tapi juga bisa mengenai bagian wajah dan mulut. Cara mengobati scabies pada mulut kucing memerlukan perhatian ekstra karena area ini sensitif. Gunakan kapas steril untuk membersihkan area sekitar mulut dengan larutan antiseptik yang aman untuk hewan. Jangan gunakan obat manusia tanpa anjuran dokter, karena bisa membahayakan.
6. Jangan Memandikan Kucing Tanpa Panduan
Banyak yang bertanya, apakah kucing scabies boleh dimandikan? Jawabannya: tergantung. Jika luka pada kulit sudah parah atau terbuka, memandikan kucing bisa memperparah kondisi. Namun, jika disarankan oleh dokter, kamu bisa memandikan kucing dengan shampo khusus anti tungau. Pastikan kucing dikeringkan dengan baik dan berada di lingkungan hangat setelah mandi.
7. Tangani Kasus yang Sudah Parah dengan Cepat
Scabies dapat menyebar luas dan menyebabkan luka terbuka. Cara mengobati scabies pada kucing sudah parah harus dilakukan secara intensif, termasuk pemberian antibiotik jika terjadi infeksi sekunder. Obat injeksi anti parasit biasanya diberikan dalam dosis tertentu secara berkala. Jangan menunda pengobatan, karena semakin lama ditangani, risiko komplikasi semakin besar.
Estimasi Waktu Pengobatan Scabies pada Kucing
Waktu penyembuhan scabies pada kucing sangat bergantung pada kondisi awal saat perawatan dimulai. Semakin cepat masalah terdeteksi, semakin besar peluang kucing untuk pulih dalam waktu singkat. Banyak pemilik mencari informasi mengenai cara menghilangkan scabies pada kucing agar dapat menentukan langkah perawatan yang tepat dan aman.
Selain pengobatan langsung pada kucing, kebersihan lingkungan serta konsistensi perawatan juga berperan besar dalam menentukan lamanya proses pemulihan.
Perkiraan durasi pengobatan berdasarkan tingkat keparahan kondisi pada anabul:
- Kondisi ringan biasanya menunjukkan perbaikan dalam beberapa minggu.
- Infeksi tingkat sedang membutuhkan perawatan rutin dan pengawasan ketat.
- Kasus berat memerlukan waktu lebih lama dengan penanganan intensif.
- Lingkungan yang bersih membantu mempercepat proses pemulihan.
- Perawatan yang konsisten mencegah kambuhnya infeksi di kemudian hari.
Apakah Scabies Bisa Diobati di Rumah?
Scabies memang bisa ditangani di rumah, terutama jika masih dalam tahap awal. Meski demikian, akan lebih baik apabila pemilik anabul membawa kucing terinfeksi untuk mendapatkan diagnosis. Cara mengobati scabies pada kucing di rumah meliputi pemberian obat topikal, menjaga kebersihan lingkungan, dan memberikan nutrisi yang baik untuk mendukung pemulihan kulit.
Gunakan bahan alami seperti minyak kelapa atau cuka apel sebagai pendukung, bukan pengganti obat medis. Jangan lupa untuk rutin memeriksa perkembangan luka dan segera konsultasi ke dokter jika kondisi tak membaik dalam seminggu.
Cara Mencegah Scabies Kambuh dan Menyebar
Setelah scabies berhasil diobati, penting untuk mencegah agar tidak kambuh atau menular ke hewan lain. Terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan sebagai tindakan pencegahan scabies kambuh dan meminimalisir risiko penyebarannya, di antaranya:
- Bersihkan peralatan kucing secara rutin, termasuk litter box, mainan, dan tempat tidur.
- Gunakan anti parasit secara berkala untuk mencegah tungau berkembang biak.
- Jaga daya tahan tubuh kucing dengan makanan bergizi dan suplemen jika perlu.
- Lakukan pemeriksaan rutin ke dokter hewan, terutama jika kamu memiliki lebih dari satu hewan peliharaan.
- Hindari kontak langsung dengan kucing jalanan atau lingkungan yang tidak bersih karena bisa menjadi sumber infeksi ulang.
Atasi Scabies pada Kucing dan Berikan Perlindungan Maksimal Melalui Asuransi Hewan Peliharaan
Mengetahui cara mengobati scabies pada kucing adalah langkah penting bagi setiap pemilik hewan peliharaan. Penyakit ini tidak hanya menyiksa bagi kucing, tetapi juga bisa menjadi masalah bagi seluruh rumah jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat.
Dari pengobatan medis hingga metode alami, pilihan cara mengobati scabies pada kucing sangat beragam dan bisa disesuaikan dengan kondisi hewan peliharaan kamu. Pastikan kamu memahami gejala awal dan jangan ragu membawa kucing ke dokter untuk penanganan profesional, terutama jika kondisinya sudah parah.
Kalau kamu ingin lebih tenang dalam merawat kucing kesayangan, kamu bisa mempertimbangkan untuk membeli Asuransi Hewan Peliharaan dari Igloo. Berikut beberapa langkah mudahnya:
- Kunjungi website Igloo dan masuk ke halaman “Asuransi Hewan Peliharaan“.
- Pilih polis asuransi sesuai kebutuhan, baik untuk anjing maupun kucing, bersertifikat atau tidak.
- Klik “Cari di Sini” setelah memilih opsi asuransi.
- Isi informasi hewan peliharaan dengan benar agar mendapatkan perlindungan yang sesuai.
- Lakukan pembayaran premi dan tunggu polis asuransi diterbitkan.
Selain Asuransi Hewan Peliharaan, Igloo juga menawarkan perlindungan lain seperti Asuransi Sepeda Motor, Mobil, Kecelakaan Diri, dan Perjalanan. Dengan memiliki asuransi yang tepat, kamu bisa menghadapi segala kemungkinan dengan lebih tenang, tanpa khawatir mengganggu kondisi keuanganmu!