Skip to content

11 Penyebab Motor Kurang Tenaga di Tanjakan, Jangan Anggap Sepele!

penyebab motor kurang tenaga di tanjakan

Bagi sebagian pengendara, menghadapi tanjakan merupakan tantangan tersendiri. Salah satu masalah yang sering muncul adalah motor yang kurang tenaga di tanjakan, yang tentunya dapat membuat perjalanan terasa lebih berat dan kurang nyaman. Tentu, hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja motor. 

Penyebab motor kurang tenaga di tanjakan bisa bervariasi, dan hal tersebut perlu segera diatasi agar perjalanan bisa kembali lancar. Dalam artikel ini, kita akan membahas penyebab motor hilang tenaga saat digas serta cara mengatasi motor kurang tenaga di tanjakan, baik untuk motor matic maupun motor bebek.

Penyebab Motor Kurang Tenaga Saat di Tanjakan

cara mengatasi motor kurang tenaga di tanjakan
Sumber Foto: TKG Project via Shutterstock

Ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan motor kehilangan tenaga saat melewati tanjakan. Beberapa di antaranya berhubungan dengan masalah teknis pada motor, komponen yang sudah aus, atau kebiasaan perawatan yang tidak tepat. Apabila motor kurang tenaga di tanjakan, hal tersebut bisa disebabkan oleh beberapa hal, termasuk:

1. Karburator atau Injeksi Kotor

Motor kurang tenaga di tanjakan bisa terjadi karena adanya masalah pada karburator atau sistem injeksi. Karburator yang dipenuhi endapan atau gangguan pada sistem injeksi bisa menghambat suplai bahan bakar menuju ruang bakar. Akibatnya, proses pembakaran tidak berjalan sempurna, sehingga tenaga yang dihasilkan oleh mesin pun menjadi lemah. 

Hal ini sangat berpengaruh pada motor matic, di mana sistem injeksi berperan penting dalam menjaga performa. Jika sistem injeksi tidak berfungsi dengan optimal, motor akan kesulitan menghasilkan tenaga yang cukup saat melintasi tanjakan.

2. Busi yang Sudah Aus atau Kotor

Menjadi salah satu komponen penting pada motor, busi berfungsi menyalakan campuran udara dan bahan bakar dalam ruang pembakaran. Jika busi motor sudah aus atau kotor, pembakaran tidak akan terjadi dengan sempurna, yang berakibat pada penurunan tenaga. Ini adalah salah satu penyebab motor hilang tenaga saat digas dan dapat membuat motor tidak kuat menanjak.

3. Filter Udara yang Tersumbat

Filter udara berfungsi untuk menghalangi kotoran dan debu agar tidak masuk ke dalam mesin bersama udara. Jika filter ini tersumbat atau sudah terlalu kotor, pasokan udara ke mesin akan berkurang, yang berdampak pada gangguan proses pembakaran. Hal ini akan membuat motor kehilangan tenaga, terutama saat melintasi tanjakan yang membutuhkan tenaga lebih besar.

4. Bahan Bakar yang Tidak Berkualitas

Penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai dengan standar atau tercampur kotoran dapat mempengaruhi performa mesin, terutama saat melintasi tanjakan. Bahan bakar yang tercemar atau tidak memenuhi kualitas yang dibutuhkan akan mengganggu pembakaran di mesin, mengakibatkan penurunan daya dan motor kesulitan untuk mempertahankan performanya.

5. Keausan pada Komponen Mesin

Komponen mesin seperti piston, ring piston, dan klep yang sudah aus dapat menyebabkan penurunan kompresi mesin. Kompresi yang rendah akan mengurangi tenaga mesin, yang pada gilirannya akan membuat motor kurang tenaga saat melewati tanjakan. Keausan pada komponen mesin sering terjadi pada motor yang sudah lama digunakan tanpa perawatan yang memadai.

6. Sistem Transmisi yang Bermasalah

Masalah pada sistem transmisi, seperti kopling yang aus atau gigi yang tidak berfungsi dengan baik, dapat menyebabkan motor kehilangan tenaga. Pada motor bebek, sistem transmisi sangat penting untuk meneruskan tenaga dari mesin ke roda. Motor tidak akan bisa menanjak dengan lancar apabila terjadi masalah pada sistem satu ini.

7. Kondisi Ban yang Tidak Optimal

Ban yang sudah menipis atau tekanan angin yang tidak sesuai standar bisa menyebabkan laju motor terasa berat. Kondisi ini membuat mesin harus bekerja lebih keras, yang pada akhirnya dapat mengurangi tenaga saat melintasi tanjakan. Ban yang tidak dalam kondisi optimal akan menyebabkan gesekan yang tinggi dengan jalan, sehingga motor akan kesulitan untuk melaju di tanjakan.

8. Beban Berlebih

Mengendarai motor dengan beban yang terlalu berat, seperti membawa penumpang atau barang yang melebihi kapasitas, dapat menyebabkan motor tidak kuat menanjak. Beban yang berat akan mengurangi kinerja mesin, membuat motor kesulitan melaju di tanjakan.

9. Setelan Klep yang Tidak Ideal

Setelan klep yang terlalu rapat atau terlalu renggang dapat mengganggu proses masuk dan keluarnya udara di ruang bakar. Kondisi ini sering menjadi penyebab motor di gas tidak ada tenaga, terutama saat mesin dipaksa bekerja keras. Efeknya terasa ketika akselerasi tidak halus dan tenaga motor cepat habis di jalan menanjak.

10. Sistem Pendinginan Mesin Bermasalah

Mesin yang mengalami panas berlebih akan otomatis menurunkan performanya. Pendinginan yang tidak optimal membuat pembakaran kurang efisien dan tenaga mesin melemah. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa memicu motor hilang tenaga saat di tanjakan, terutama pada perjalanan jauh atau lalu lintas padat.

11. ECU atau Sensor Mesin Tidak Bekerja Normal

Pada motor modern, gangguan pada sensor atau ECU dapat membuat suplai bahan bakar dan pengapian tidak presisi. Hal ini kerap menjadi penyebab motor matic kurang tenaga di tanjakan, karena sistem membaca data yang tidak akurat. Akibatnya, respons gas terasa lambat dan tenaga mesin tidak keluar maksimal.

Apa yang Dibutuhkan Supaya Motor Kuat di Tanjakan?

Ketika motor hilang tenaga saat di tanjakan, pengendara sering mengira masalah hanya berasal dari mesin. Padahal, performa motor dipengaruhi oleh banyak faktor pendukung yang saling berkaitan. Tidak hanya kondisi internal mesin, perawatan rutin, kebiasaan berkendara, hingga komponen pendukung juga berperan besar dalam menjaga tenaga tetap optimal. Oleh karena itu, penting memahami apa saja yang dibutuhkan agar motor tetap kuat dan responsif saat menghadapi medan menanjak.

  • Perawatan rutin mesin untuk menjaga kompresi dan pembakaran tetap optimal
  • Penggantian oli secara berkala sesuai spesifikasi pabrikan
  • Pembersihan sistem bahan bakar dan saluran udara secara terjadwal
  • Penggunaan bahan bakar yang sesuai dengan kebutuhan mesin
  • Pemeriksaan dan penyetelan sistem transmisi agar penyaluran tenaga maksimal
  • Menjaga tekanan ban sesuai standar untuk mengurangi beban kerja mesin
  • Menghindari membawa muatan berlebih yang dapat membebani performa
  • Melakukan servis berkala terutama sebelum perjalanan jauh atau medan berat

Cara Mengatasi Motor Kurang Tenaga di Tanjakan

Setelah mengetahui berbagai penyebab motor kurang tenaga di tanjakan, penting untuk melakukan langkah-langkah untuk mengatasi masalah tersebut. Berikut adalah beberapa cara mengatasi motor kurang tenaga agar performa motor kembali optimal saat melintasi tanjakan:

1. Bersihkan atau Ganti Karburator dan Injeksi

Jika karburator atau sistem injeksi motor bermasalah, segera bersihkan atau ganti komponen tersebut. Pembersihan karburator dapat dilakukan di bengkel, sedangkan pada motor matic, pastikan sistem injeksi bekerja dengan baik agar motor tidak kehilangan tenaga.

2. Ganti Busi Secara Berkala

Busi yang sudah aus atau kotor harus diganti dengan busi baru sesuai dengan spesifikasi motor. Ganti busi secara rutin untuk memastikan pembakaran mesin tetap optimal dan tenaga motor maksimal, terutama saat melewati tanjakan.

3. Periksa dan Ganti Filter Udara

Pastikan kebersihan filter udara agar aliran udara ke ruang bakar tidak terhambat. Jika filter terlihat sangat kotor atau sudah aus, sebaiknya diganti dengan yang baru. Udara yang cukup dan bersih sangat dibutuhkan agar proses pembakaran berjalan optimal dan performa motor tetap prima.

4. Gunakan Bahan Bakar Berkualitas

Gunakan bahan bakar dengan kualitas yang sesuai standar motor kamu. Hindari bahan bakar yang terlihat keruh atau berbau tidak wajar karena bisa saja tercampur air atau kotoran. Kualitas bahan bakar yang buruk dapat menyebabkan pembakaran tidak sempurna dan berdampak pada tenaga motor saat melaju di tanjakan.

5. Lakukan Perawatan Mesin Secara Rutin

Lakukan servis berkala untuk menjaga performa motor tetap optimal. Ini termasuk penggantian oli, pengecekan busi, sistem injeksi atau karburator, serta komponen kelistrikan. Servis rutin mencegah gangguan kecil berkembang menjadi kerusakan besar yang berpengaruh pada tenaga mesin.

6. Cek Kondisi Ban dan Tekanan Angin

Cek kondisi ban secara rutin, terutama sebelum digunakan untuk menempuh jalan menanjak. Ban yang sudah aus atau tekanan angin yang tidak sesuai bisa menurunkan daya cengkeram dan membuat akselerasi terasa berat. Ban yang prima memungkinkan motor menaklukkan tanjakan dengan lebih mudah.

Kapan Harus ke Bengkel?

Jika motor kamu terus-menerus mengalami masalah seperti kurang tenaga di tanjakan meskipun sudah mencoba langkah-langkah perbaikan sendiri, saatnya untuk membawa motor ke bengkel. Beberapa tanda bahwa motor perlu diperiksa oleh teknisi adalah:

  • Mesin mengeluarkan suara aneh atau tidak normal.
  • Motor tidak mampu menanjak meskipun sudah mengikuti cara mengatasi motor kurang tenaga.
  • Performa motor menurun drastis dan kehilangan daya secara tiba-tiba.
  • Lampu indikator mesin menyala.
  • Terjadi penurunan tenaga yang signifikan saat motor digas.

Lindungi Motor Kesayangan dengan Asuransi yang Tepat

Penyebab motor kurang tenaga di tanjakan bisa berasal dari berbagai faktor, mulai dari masalah pada sistem bahan bakar, keausan komponen mesin, hingga kebiasaan perawatan yang kurang tepat. Menjaga performa motor agar tetap optimal sangat penting, terutama saat menghadapi tanjakan. Dengan melakukan perawatan rutin dan memeriksa komponen-komponen penting, kamu bisa menghindari masalah motor yang kurang tenaga.

Jika kamu ingin melindungi motor dari berbagai risiko kerusakan atau kehilangan, pertimbangkan untuk membeli Asuransi Motor dari Igloo. Caranya sangat mudah:

  • Kunjungi website resmi Igloo dan pilih opsi “Asuransi Motor”.
  • Pilih jenis asuransi sesuai dengan jenis kendaraan, apakah untuk motor listrik atau motor konvensional.
  • Klik “Cari di Sini” untuk melihat pilihan yang tersedia.
  • Isi data kendaraan yang akan diasuransikan dengan informasi yang akurat.
  • Pilih produk asuransi yang paling sesuai dan lakukan pembayaran premi dengan metode pembayaran yang tersedia.
  • Tunggu hingga polis asuransi diterbitkan dan motor kamu pun terlindungi.

Selain Asuransi Motor, Igloo juga menyediakan berbagai produk perlindungan lainnya seperti Asuransi Mobil, Asuransi Kecelakaan Diri, Asuransi Perjalanan, hingga Asuransi Hewan Peliharaan. Dengan berbagai pilihan ini, kamu bisa mendapatkan perlindungan yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidupmu.