Skip to content

Ciri Ciri Komstir Motor Rusak: Jangan Anggap Sepele, Bisa Hilang Kendali!

ciri ciri komstir motor rusak

Bayangkan kamu sedang mengendarai motor di jalan raya yang padat, lalu tiba-tiba saat hendak menyalip, stang motor terasa melawan atau mendadak kaku. Kondisi ini sering kali memicu kepanikan bagi pengendara yang tidak siap. Banyak orang terlalu fokus pada mesin motor dan rem, padahal ada komponen kemudi yang perannya sangat vital bagi kestabilan. 

Banyak pengguna motor yang masih belum bisa mengenali ciri ciri komstir motor rusak yang muncul secara perlahan namun mematikan karakter berkendara. Jika tidak dikenali sejak awal, kondisi ini dapat meningkatkan risiko kehilangan keseimbangan, terutama saat menghantam lubang atau menikung tajam. 

Memahami tanda kerusakan pada komstir motor sejak dini bukan hanya soal kenyamanan, melainkan langkah preventif paling krusial demi keselamatan nyawa kamu di aspal.

Selengkapnya di artikel Igloo satu ini!

Ciri-Ciri Komstir Motor Rusak yang Wajib Diwaspadai

ciri ciri komstir rusak yang wajib di wapadai
Sumber Foto: FabrikaPhoto via Envato

Komstir berfungsi sebagai engsel utama penghubung antara stang dan roda depan, sehingga kondisinya sangat mempengaruhi setiap derajat putaran kemudi. Ketika komponen ini mulai aus atau tidak presisi, motor akan memberikan sinyal melalui perubahan rasa berkendara yang cukup signifikan jika kamu peka terhadap getaran. 

Sayangnya, banyak pengendara menganggap perubahan ini sebagai hal biasa akibat usia motor. Padahal, hal tersebut justru bisa menjadi alarm awal kerusakan mekanis yang berbahaya. 

  • Setang Terasa Berat saat Dibelokkan: Gejala ini biasanya paling terasa saat motor berjalan pelan di kemacetan. 
  • Setang Tidak Kembali ke Posisi Lurus: Dalam kondisi normal, setang seharusnya kembali ke tengah secara otomatis setelah belok. 
  • Muncul Bunyi Anun dari Bagian Depan: Suara benturan logam seperti “klotok-klotok” sering terdengar saat melewati jalan rusak atau melakukan pengereman mendadak. 
  • Motor Bergetar pada Kecepatan Tertinggi: Getaran yang tidak wajar biasanya merambat hingga ke telapak tangan, terutama saat melaju lurus. 
  • Setang Terasa Longgar atau Oblak: Kondisi ini membuat arah motor sulit dikontrol, terutama saat kamu mengerem depan. 
  • Arah Motor Sulit Dijaga Tetap Lurus: Motor cenderung membuang ke arah kiri atau kanan meski kamu sudah berusaha memegang stang dengan lurus. 

Penyebab Umum Komstir Motor Rusak

Kerusakan komstir umumnya dipicu oleh akumulasi kebiasaan berkendara yang berulang serta faktor lingkungan ekstrem yang dihadapi setiap hari. Dengan memahami penyebab komstir rusak secara mendalam, pengendara dapat melakukan tindakan pencegahan dan mengubah gaya berkendara agar usia pakai komponen menjadi lebih panjang. Mengingat jalanan di Indonesia tidak selalu mulus, faktor beban dan guncangan mekanis menjadi kontributor terbesar terhadap keausan komponen kemudi ini.

Beberapa penyebab yang paling sering ditemui antara lain:

  • Sering Menghantam Lubang Tanpa Mengerem: Benturan keras yang mendadak akan diteruskan langsung ke komstir, mengakibatkan peluru besi pecah atau rumah komstir menjadi penyok secara permanen.
  • Membawa Barang Berat di Bagian Depan: Menaruh beban berlebih pada area setang atau dek depan motor matic menambah tekanan pada bantalan peluru, sehingga mempercepat proses pengikisan logam.
  • Kurangnya Perawatan Berkala: Komstir membutuhkan pelumas (grease) agar bekerja lancar. Jika terkena air hujan atau debu terus-menerus tanpa dibersihkan, pelumas akan kering dan memicu timbulnya karat yang menghambat putaran.
  • Sering Melakukan Pengereman Depan Mendadak: Kebiasaan hard braking memberikan tekanan tumpuan yang sangat besar pada area kemudi, yang lama-kelamaan membuat dudukan komstir menjadi longgar atau bergeser dari posisinya.

Cara Mengecek Kondisi Komstir Motor Secara Mandiri

Pemeriksaan rutin dapat membantu kamu mendeteksi masalah sebelum kondisi motor semakin parah dan membahayakan keselamatan saat di jalan. Dengan memahami cara cek komstir motor secara mandiri, kamu tidak perlu menunggu sampai motor terasa sulit dikendalikan atau masuk ke bengkel untuk sekadar pengecekan rutin. 

Pengecekan ini sebaiknya dilakukan secara berkala, terutama jika motor sering digunakan untuk menempuh perjalanan jarak jauh dengan medan jalan yang beragam.

Langkah pengecekan sederhana yang bisa kamu lakukan:

  • Gunakan Standar Tengah: Pastikan motor stabil dan roda depan terangkat dari permukaan aspal. kamu bisa menekan bagian belakang motor agar tumpuan berpindah.
  • Putar Setang Perlahan: Gerakkan setang ke kiri dan kanan dari ujung ke ujung. Rasakan apakah ada gerakan tersendat atau sensasi “nyangkut” di bagian tengah yang menkamukan peluru komstir sudah tidak bulat sempurna.
  • Tekan Rem Depan dan Dorong Motor: Dalam posisi standar samping atau saat motor ditumpu, tarik rem depan kuat-kuat lalu dorong motor maju-mundur. Perhatikan apakah ada guncangan atau suara di area segitiga depan.
  • Dengarkan Suara dari Area Depan: Pastikan tidak ada bunyi benturan sekecil apa pun saat setang digerakkan atau saat motor diberikan tekanan dari arah depan.

Kapan Komstir Motor Harus Diganti?

Menentukan kapan harus ganti komstir motor membutuhkan kepekaan terhadap perubahan karakter motor yang kamu gunakan sehari-hari. Jika penyetelan ulang atau pemberian pelumas baru tidak memberikan hasil signifikan, maka penggantian suku cadang menjadi solusi paling aman bagi pengendara. 

Mengulur waktu untuk mengganti komponen yang sudah aus hanya akan memperbesar risiko kerugian finansial karena kerusakan bisa merembet ke bagian suspensi depan lainnya.

Terdapat beberapa tanda yang mengharuskan pemilik kendaraan mengganti komstir motor, di antaranya:

  • Setang Terasa Mengunci: Hambatan di titik tertentu saat belok yang sangat terasa mengganggu konsentrasi berkendara.
  • Bunyi Kasar Semakin Intens: Suara benturan yang tadinya halus kini terdengar jelas meski di jalanan yang relatif mulus sekalipun.
  • Motor Sulit Dikendalikan: Kestabilan motor hilang sepenuhnya, terutama saat melaju di kecepatan menengah atau saat berakselerasi di tikungan.
  • Kenyamanan Menurun Drastis: Tangan dan pundak cepat lelah akibat getaran dan beban kemudi yang tidak normal.

Estimasi Biaya Ganti Komstir Motor

Mengetahui rincian biaya perbaikan sangat membantu pengendara mempersiapkan dana yang tepat tanpa harus kaget saat sampai di bengkel nantinya. Biaya perbaikan komstir sangat dipengaruhi oleh jenis motor, tingkat kerumitan bongkar pasang bodi, serta kualitas suku cadang yang kamu pilih. 

Mempersiapkan anggaran ini adalah bagian dari manajemen perawatan kendaraan yang cerdas agar motor selalu dalam kondisi siap pakai kapan pun dibutuhkan.

Estimasi biaya total (barang dan jasa) yang umum di bengkel:

  • Motor Bebek: Sekitar Rp150.000 – Rp300.000 (biaya relatif lebih murah karena akses komponen yang lebih terbuka).
  • Motor Sport: Sekitar Rp200.000 – Rp450.000 (harga suku cadang biasanya lebih tinggi sesuai dengan dimensi motor yang lebih besar).
  • Motor Matic: Sekitar Rp250.000 – Rp550.000 (biaya jasa biasanya lebih mahal karena banyaknya panel bodi depan yang harus dibuka).

Memahami ciri ciri komstir motor rusak adalah bagian penting dari tanggung jawab sebagai pengendara. Dengan mengenali ciri kerusakan sejak awal, kamu dapat menjaga kestabilan motor dan menghindari risiko kecelakaan yang tidak diinginkan. Perubahan kecil pada setang seharusnya tidak dianggap sepele karena dapat berdampak besar pada keselamatan.

Setelah memahami ciri ciri kerusakan pada komstir motor, langkah bijak berikutnya adalah melindungi motor dari risiko tak terduga. Asuransi Motor dari Igloo menawarkan proses pembelian yang mudah, transparan, dan fleksibel. 

Kamu bisa memilih perlindungan sesuai kebutuhan, menikmati manfaat perlindungan finansial, serta proses klaim yang praktis. Dengan perlindungan yang tepat, berkendara sehari-hari terasa lebih tenang dan aman.