Skip to content

Kucing Menjulurkan Lidah, Tanda Imut atau Sinyal Bahaya?

kucing menjulurkan lidah

Fenomena kucing menjulurkan lidah, atau yang populer disebut sebagai blep, adalah kondisi di mana ujung lidah kucing tetap berada di luar mulut dalam waktu singkat maupun lama. Secara definisi, blep terjadi karena kucing lupa menarik kembali lidahnya setelah menjilat atau sedang dalam kondisi rileks maksimal. 

Dalam konteks normal, ini hanyalah perilaku menggemaskan yang tidak berbahaya. Namun, jika lidah dijulurkan secara terus-menerus, disertai liur berlebih atau napas pendek, hal ini bisa menjadi indikasi adanya gangguan kesehatan serius yang memerlukan perhatian medis segera dari dokter hewan.

Pemilik kucing sering kali merasa gemas saat melihat anabul mereka melakukan hal ini, namun sangat penting untuk memahami perbedaan antara ekspresi lucu dan tanda klinis. Kucing menjulurkan lidah bisa menjadi sinyal komunikasi tubuh yang sangat kompleks, mulai dari sekadar sisa aktivitas grooming hingga tanda kegagalan organ dalam. 

Yuk simak selengkapnya di artikel Igloo!

Kenapa Kucing Menjulurkan Lidah?

kenapa kucing menjulurkan lidah
Sumber Foto: StudioPeace via Envato

Banyak pemilik bertanya-tanya mengenai alasan di balik perilaku unik ini, dan sering kali jawabannya berkaitan dengan anatomi serta psikologi kucing itu sendiri. Memahami konteks di mana perilaku ini muncul akan membantu kamu menentukan apakah kucing hanya sedang merasa nyaman atau justru sedang mengalami tekanan lingkungan yang signifikan. Berikut adalah beberapa faktor umum non-medis yang menjelaskan fenomena tersebut:

  • Relaksasi Otot Rahang: Saat tidur sangat nyenyak, otot rahang menjadi rileks sehingga lidah terjulur secara alami.
  • Flehmen Response: Mekanisme sensorik di mana kucing menjulurkan lidah untuk menangkap aroma kuat ke organ Jacobson di langit-langit mulut.
  • Anatomi Mulut: Jenis kucing seperti Persia seringkali memiliki ruang mulut sempit sehingga lidah lebih mudah keluar.
  • Kucing Menjulurkan Lidah Seperti Anjing: Dilakukan untuk mendinginkan suhu tubuh melalui penguapan air liur saat cuaca terasa panas.
  • Lupa Menarik Lidah: Terjadi saat konsentrasi kucing terpecah setelah aktivitas menjilat tubuh atau makan.

Penyebab Medis Kucing Sering Menjulurkan Lidah

Jika perilaku ini muncul tiba-tiba dan berlangsung secara konstan, kita harus mulai mempertimbangkan aspek patologis yang mungkin tersembunyi. Masalah medis yang menyebabkan lidah keluar biasanya melibatkan rasa sakit di area mulut atau gangguan pada sistem pernapasan dan saraf yang tidak boleh dianggap remeh. 

Berikut adalah beberapa diagnosis medis yang sering dikaitkan dengan kondisi ini:

  • Masalah Dental: Penyakit seperti gingivitis atau stomatitis menimbulkan rasa nyeri hebat yang membuat kucing enggan menutup mulut rapat.
  • Heatstroke: Kondisi darurat saat kucing ngos-ngosan dengan lidah terjulur akibat suhu tubuh yang terlalu tinggi.
  • Gagal Ginjal: Penumpukan racun sering menyebabkan sariawan kronis, memicu kucing menjulurkan lidah dan berliur secara berlebihan.
  • Penyakit Jantung: Kucing dengan masalah jantung sering kali terlihat kucing menjulurkan lidah dan terengah-engah karena kekurangan oksigen.
  • Keracunan: Paparan zat kimia berbahaya dapat mengiritasi saraf dan menyebabkan lidah terjulur kaku disertai buih.

Ciri Kucing Menjulurkan Lidah yang Perlu Diwaspadai

Penting bagi kita untuk mampu membedakan antara perilaku santai dengan kondisi darurat melalui observasi fisik yang mendalam. Kucing adalah hewan yang sangat mahir menyembunyikan rasa sakit, sehingga perubahan kecil pada cara mereka memegang lidah bisa menjadi indikator besar tentang apa yang terjadi di tubuh mereka. kamu harus memperhatikan ciri ciri kucing dehidrasi atau tanda-tanda stres sistemik lainnya saat melihat lidah mereka menjulur. Perhatikan poin-poin berikut:

  • Perubahan Warna Lidah: Lidah yang berubah menjadi pucat atau kebiruan menkamukan gangguan sirkulasi oksigen yang fatal.
  • Hipersalivasi Kronis: Jika kucing menjulurkan lidah terus sambil mengeluarkan liur tanpa henti, segera periksa adanya luka di mulut.
  • Napas Dada yang Cepat: Gerakan perut yang memburu saat bernapas adalah tanda distres pernapasan yang memerlukan oksigen tambahan.
  • Aroma Mulut Busuk: Bau menyengat disertai lidah keluar biasanya mengarah pada infeksi bakteri akut atau kerusakan organ internal.
  • Kelesuan Ekstrem: Kucing yang tidak mau bergerak dan membiarkan lidahnya terjulur biasanya berada dalam fase kritis.

Apakah Kondisi ini Berbahaya?

Menentukan tingkat bahaya dari fenomena lidah yang menjulur sangat bergantung pada gejala penyerta dan situasi lingkungan saat itu. Dalam banyak kasus, jika kucing tetap aktif, makan dengan lahap, dan lidahnya hanya keluar sesekali, maka tidak ada alasan untuk panik karena itu hanyalah variasi perilaku normal. Namun, pertanyaannya adalah kenapa kucing menjulurkan lidah pada saat-hal yang tidak tepat atau saat mereka tampak sangat lemah.

Kondisi ini menjadi sangat berbahaya jika kamu melihat kucing menjulurkan lidah dalam keadaan suhu ruangan yang panas atau setelah perjalanan jauh, karena ini mengarah pada kegagalan termoregulasi. Tanpa penanganan, kondisi ini bisa menyebabkan kerusakan organ permanen. 

Memahami konteks bahaya berarti kamu harus selalu siap melakukan observasi mandiri dan tidak menunda untuk membawa mereka ke klinik jika insting kamu mengatakan ada yang salah dengan kondisi fisiknya.

Cara Mencegah Masalah Kesehatan yang Menyebabkan Kucing Mengeluarkan Lidah

Pencegahan selalu lebih baik daripada pengobatan, terutama dalam menjaga kesehatan mulut dan sistem pernapasan anabul agar mereka tetap sehat. Langkah-langkah proaktif di rumah dapat meminimalkan risiko munculnya penyakit kronis yang memaksa kucing menjulurkan lidahnya sebagai respons terhadap rasa sakit atau sesak napas. 

Dengan perawatan rutin, kamu bisa memastikan kesehatan mereka tetap terjaga secara optimal. Berikut adalah langkah preventif yang bisa dilakukan:

  • Kebersihan Gigi: Sikat gigi kucing secara rutin untuk mencegah radang gusi yang memicu nyeri mulut kronis.
  • Hidrasi Cukup: Sediakan air bersih di berbagai sudut untuk mencegah dehidrasi, terutama saat cuaca terik.
  • Vaksinasi: Lakukan vaksin lengkap untuk mencegah virus yang menyerang saluran pernapasan atas.
  • Lingkungan Sejuk: Pastikan ventilasi rumah baik agar kucing tidak mengalami serangan panas.
  • Pemeriksaan Berkala: Lakukan check-up tahunan untuk mendeteksi gangguan jantung atau ginjal lebih awal.
  • Pahami Tindakan Darurat: Mengerti cara mengatasi kucing melet akibat panas dengan cara menyeka tubuhnya menggunakan air biasa sebelum dibawa ke dokter.

Menjaga kesehatan anabul adalah bentuk kasih sayang yang nyata, namun risiko medis bisa datang kapan saja tanpa diduga. Saat kucing menjulurkan lidah karena gangguan kesehatan serius, biaya perawatan di klinik seringkali menjadi beban finansial yang cukup besar. 

Untuk memberikan perlindungan terbaik, Asuransi Hewan Peliharaan dari Igloo hadir sebagai solusi cerdas. Igloo menawarkan perlindungan dengan proses klaim yang transparan dan premi yang sangat terjangkau. Keunggulan utama Igloo terletak pada kemudahan akses dan jangkauan manfaatnya yang luas, memastikan kucing kamu mendapatkan penanganan medis tanpa kamu harus mengkhawatirkan biaya.

Dengan asuransi ini, kamu bisa lebih tenang dalam merawat kucing kesayangan karena masa depan kesehatan mereka sudah terjamin secara profesional. Segera lindungi teman bulu kamu bersama Igloo sekarang juga.