Skip to content

Cara Pasang GPS Tracker di Motor dan Tips Memilih GPS Tracker yang Bagus!

cara pasang gps di motor

Motor sering menjadi target pencurian, terutama di area parkir yang minim pengawasan. Pemilik motor sering merasa was-was saat meninggalkannya karena khawatir motor hilang tanpa jejak. Keamanan kendaraan semakin dipertaruhkan jika tidak ada sistem pelacakan yang efektif.

Tanpa alat pelacak, sulit menemukan motor yang dicuri. Polisi membutuhkan informasi akurat untuk melacak kendaraan. Pemilik motor yang tidak memiliki GPS tracker hanya bisa mengandalkan keberuntungan atau laporan saksi mata, yang sering kali tidak cukup membantu.

Pemasangan GPS tracker adalah solusi terbaik untuk keamanan motor. Dengan alat ini, pemilik dapat melacak lokasi secara real-time, memantau pergerakan, dan bahkan mematikan mesin dari jarak jauh. Nah, berikut ini adalah tutorial cara pasang GPS di motor matic dan manual.

Mengapa Memasang GPS di Motor itu Penting?

alasan penting pasang gps di motor
Sumber Foto: MicrostockStudio via Shutterstock

Motor adalah kendaraan yang praktis dan fleksibel, tetapi juga rentan terhadap pencurian. Memasang GPS tracker memberikan perlindungan tambahan dengan memungkinkan pemantauan lokasi secara real-time. 

Berikut beberapa alasan mengapa alat gps motor sangat penting:

  • Keamanan kendaraan: GPS memungkinkan pemilik motor melacak lokasi kendaraan jika hilang atau dicuri, meningkatkan peluang untuk menemukannya kembali.
  • Monitoring perjalanan: Dengan GPS, kamu dapat mengetahui rute perjalanan, kecepatan, dan jarak tempuh motor secara real-time melalui aplikasi.
  • Kendali jarak jauh: Beberapa GPS tracker memiliki fitur pemutus mesin jarak jauh, yang berguna untuk mencegah pencuri membawa motor lebih jauh.
  • Rasa tenang saat parkir: kamu dapat memantau posisi motor yang sedang diparkir dan menerima notifikasi jika terjadi pergerakan mencurigakan.

Tujuan Memasang GPS di Motor

Pemasangan GPS bertujuan utama memberikan perlindungan ganda serta efisiensi data kendaraan. Fungsinya mencakup:

  • Keamanan & Anti-Maling: Melacak posisi motor secara real-time, memberikan peringatan dini pergerakan ilegal, dan mempermudah pencarian oleh pihak berwajib jika hilang.
  • Navigasi Aman: Memberikan panduan rute terbaik agar pengendara tidak tersesat tanpa harus sering melihat ponsel yang membahayakan.
  • Manajemen Armada: Membantu pemilik bisnis memantau kinerja operasional, efisiensi rute, dan penggunaan bahan bakar kendaraan dinas.
  • Analisis Berkendara: Merekam riwayat perjalanan (history) dan memantau perilaku berkendara untuk evaluasi keselamatan.

Singkatnya, GPS menawarkan ketenangan pikiran melalui keamanan aset dan efisiensi manajemen perjalanan.

Lokasi Ideal untuk Memasang GPS motor

Menentukan letak GPS membutuhkan keseimbangan antara keamanan (tersembunyi) dan konektivitas (sinyal satelit lancar). Berikut adalah rekomendasinya:

  • Di Balik Batok Lampu & Sayap Samping (Fairing): Ini adalah posisi terbaik karena sinyal satelit mudah menembus material plastik, namun posisinya sangat tersembunyi dan jarang diperiksa pencuri dibanding bagasi.
  • Bawah Jok (Bagasi): Sangat mudah dipasang dan kering, namun menjadi lokasi pertama yang dicurigai pencuri.
  • Bawah Tangki: Sangat tersembunyi, namun berisiko tinggi terkena hawa panas mesin dan sinyal bisa terganggu jika tertutup tangki logam tebal.

Cara Pasang GPS di Motor

Memasang GPS tracker pada motor membantu meningkatkan keamanan kendaraan dan memungkinkan pemantauan lokasi secara real-time. Dengan GPS tracker, pemilik motor dapat melacak keberadaan kendaraan, mengaktifkan fitur anti-pencurian, dan menerima notifikasi jika motor berpindah lokasi secara tidak wajar.

Agar pemasangan GPS berjalan lancar, kamu perlu memahami langkah-langkahnya dengan benar. Proses ini mencakup pemilihan lokasi pemasangan yang tepat, registrasi kartu SIM, pemasangan perangkat, serta konfigurasi dan pengujian GPS tracker. Berikut cara pasang alat pelacak di sepeda motor:

  1. Memilih GPS Tracker

Sebelum memulai cara pasang GPS tracker di motor, kamu harus memilih perangkat GPS tracker yang sesuai dengan kebutuhan. Pastikan untuk memilih GPS dengan akurasi tinggi, fitur real-time tracking, dan daya tahan baterai yang baik. 

Beberapa GPS tracker juga dilengkapi dengan fitur tambahan seperti pemantauan suara dan notifikasi keamanan. Harga GPS tracker sendiri bervariasi, mulai dari Rp200.000 hingga Rp1.500.000 tergantung pada merek, fitur, dan kualitas perangkat.

  1. Tentukan Lokasi Pemasangan

Pilih lokasi yang aman dan tersembunyi untuk memasang GPS tracker di motor. Lokasi ideal biasanya di bawah jok, di dekat tangki bahan bakar, atau di dalam bodi motor. Pastikan GPS tidak mengganggu sistem kelistrikan atau komponen penting lainnya.

Hindari memasang GPS di area yang mudah terlihat atau dekat dengan sumber panas berlebih. GPS yang tersembunyi akan lebih aman dari pencuri yang ingin menonaktifkannya. Selain itu, pastikan posisi GPS memungkinkan sinyal tetap stabil agar pelacakan berjalan optimal.

  1. Daftarkan Kartu SIM

Siapkan kartu SIM yang akan digunakan untuk GPS tracker. Pastikan kartu tersebut mendukung jaringan internet dan memiliki kuota yang cukup untuk mengirim data lokasi secara real-time. Kartu SIM juga harus dalam kondisi aktif agar dapat digunakan langsung.

Sebelum memasang kartu SIM ke GPS, lakukan registrasi sesuai ketentuan operator seluler. Pastikan juga untuk menonaktifkan fitur PIN pada kartu SIM agar tidak menghambat koneksi GPS dengan jaringan. Setelah kartu aktif, kamu bisa melanjutkan ke tahap pemasangan.

  1. Pasang Kartu SIM

Matikan perangkat GPS sebelum memasang kartu SIM. Buka slot kartu SIM yang tersedia pada GPS tracker, lalu masukkan kartu SIM dengan posisi yang benar sesuai petunjuk pada perangkat. Pastikan kartu terpasang dengan rapat agar tidak mudah terlepas.

Setelah kartu SIM terpasang, tutup kembali slot kartu dengan rapat. Beberapa GPS tracker memiliki sistem kunci atau cover pelindung untuk menjaga kartu tetap aman. Setelah itu, nyalakan kembali GPS dan pastikan kartu SIM terdeteksi dengan baik sebelum melanjutkan pemasangan ke motor.

  1. Pasang GPS di Motor

Ambil dua kabel utama pada GPS tracker, yaitu kabel plus (+) dan minus (-). Sambungkan kabel minus GPS ke kabel minus aki motor, lalu sambungkan kabel plus GPS ke kabel plus aki. Pastikan semua sambungan terpasang dengan kuat dan aman.

Setelah kabel terhubung, letakkan GPS di lokasi yang telah dipilih sebelumnya. Gunakan perekat atau pengikat untuk memastikan perangkat tidak bergerak saat motor digunakan. Pastikan juga GPS tidak terkena air atau terkena benturan yang dapat merusak perangkat.

  1. Atur dan Konfigurasi GPS Tracker

Setelah pemasangan selesai, lakukan konfigurasi awal GPS tracker. Gunakan aplikasi atau platform yang disediakan oleh penyedia GPS untuk menghubungkan perangkat dengan ponsel. Pastikan GPS dapat mengirim data lokasi secara akurat ke aplikasi yang digunakan.

Beberapa fitur yang dapat diatur dalam konfigurasi termasuk batasan area (geofencing), peringatan kecepatan, serta fitur anti-pencurian seperti alarm atau pemutus daya mesin. Sesuaikan pengaturan sesuai kebutuhan untuk meningkatkan keamanan kendaraan kamu.

  1. Uji Coba GPS Tracker

Setelah konfigurasi selesai, lakukan uji coba untuk memastikan GPS bekerja dengan baik. Nyalakan motor dan bawa berkendara dalam jarak pendek. Gunakan aplikasi GPS tracker di ponsel untuk melihat apakah lokasi kendaraan terdeteksi dengan akurat.

Periksa apakah fitur-fitur keamanan seperti notifikasi pergerakan atau batasan area berfungsi sesuai harapan. Jika ada masalah, cek kembali pemasangan, kartu SIM, atau koneksi internet. Pastikan GPS selalu dalam kondisi optimal agar dapat digunakan dengan maksimal.

Tips Memilih GPS Tracker untuk Motor

Banyaknya pilihan GPS di pasaran seringkali membingungkan. Agar kamu tidak salah beli dan perangkat bisa berfungsi maksimal melindungi kendaraan, simak panduan ringkas berikut ini sebelum memutuskan:

  • Tentukan Prioritas Utama Sesuaikan fitur dengan kebutuhan spesifik kamu. Jika fokus pada keamanan, cari fitur cut-off engine (matikan mesin jarak jauh). Jika untuk manajemen armada bisnis, utamakan fitur riwayat perjalanan dan pemantauan BBM.
  • Dalam memilih jenis sumber daya, terdapat dua opsi utama yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Wired (sambung aki) menawarkan kepraktisan karena perangkat selalu aktif tanpa perlu pengisian ulang, namun proses instalasi kabel harus dilakukan dengan rapi agar tidak mengganggu dan tetap menjaga keamanan aki.

    Sementara itu, portable (baterai) memberikan fleksibilitas tinggi karena mudah disembunyikan dan dipasang di berbagai lokasi, meski konsekuensinya Anda perlu disiplin melakukan pengisian daya baterai secara berkala agar perangkat tetap berfungsi optimal.
  • Periksa Fitur Vital Jangan kompromi soal fitur dasar. Pastikan alat memiliki kemampuan pelacakan real-time, Geofencing (notifikasi saat keluar/masuk zona aman), deteksi getaran, serta didukung aplikasi seluler yang stabil.
  • Hitung Biaya Operasional Jangan hanya tergiur harga alat yang murah di awal. Perhatikan juga biaya langganan server atau kuota data (SIM Card) yang harus dibayar rutin bulanan atau tahunan.
  • Wajib Tahan Air (Waterproof) Posisi di motor sangat rentan terkena hujan dan cipratan air saat dicuci. Pastikan perangkat memiliki sertifikasi tahan air (minimal standar IP65) agar awet digunakan jangka panjang.
  • Reputasi & Dukungan Pilih brand yang terpercaya dan memiliki layanan pelanggan (after-sales) responsif untuk membantu jika terjadi kendala teknis darurat.

Pentingnya GPS Tracker untuk Keamanan Kendaraan

Memasang GPS tracker di motor adalah langkah cerdas untuk meningkatkan keamanan. Dengan alat ini, kamu dapat memantau lokasi kendaraan secara real-time, mengaktifkan fitur anti-pencurian, dan menerima peringatan jika motor berpindah secara mencurigakan. Memilih GPS yang tepat juga sangat penting. 

Fitur seperti pelacakan real-time, pemutus mesin jarak jauh, dan sertifikasi resmi memastikan perangkat bekerja optimal. Pastikan kamu mengikuti cara pasang GPS tracker di motor dengan benar supaya motor bisa dilacak. 

Dengan teknologi GPS, kamu dapat lebih tenang saat berkendara atau memarkir kendaraan. Keamanan bukan lagi sekadar harapan, tetapi bisa dikendalikan langsung dari genggaman. Dengan pemasangan yang tepat, risiko kehilangan motor dapat diminimalkan.

Tetapi, untuk perlindungan yang lebih menyeluruh, pertimbangkan asuransi motor yang ditawarkan Igloo! Dengan asuransi ini, kamu tidak hanya mendapatkan ganti rugi jika motor rusak atau hancur, tetapi juga perlindungan dari pencurian dan kerugian lainnya saat berkendara. Lindungi motor kesayanganmu dan nikmati ketenangan pikiran saat berkendara.

Bila tertarik dan kamu ingin mendapatkan asuransi motor dari Igloo untuk menghemat pengeluaran perbaikan motormu, berikut langkahnya:

  1. Buka website Igloo dan pilih kategori “Asuransi Motor”.
  2. Terdapat dua pilihan jenis asuransi motor di Igloo diantaranya Asuransi Motor Listrik dan Asuransi Motor. Nah kamu bisa pilih Asuransi Motor untuk jenis motor matic ataupun bebek.
  3. Silahkan klik “Cari di Sini” pada jenis asuransi motor yang kamu butuhkan.
  4. Isikan informasi kendaraan motor yang kamu gunakan.
  5. Bayarkan preminya lewat payment yang tersedia.
  6. Polis akan terbit jika pembayaranmu sudah terkonfirmasi.


Pembelian asuransi motor di Igloo adalah keputusan yang tepat karena Kami menawarkan Diskon mulai dari 25%. Bukan hanya motor, akan tetapi di Igloo, Asuransi Mobil juga berkesempatan memperoleh Diskon mulai dari 25% jika kamu langsung membelinya sekarang juga.